KITA String Unlimited adalah sebuah grup musik orkestra kebanggaan warga Depok. Grup ini baru saja mengadakan perhelatan pertamanya melalui Konser Kemerdekaan yang diadakan di Gedung KITA Anak Negeri pada Sabtu (26/8) lalu. Konser ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Walikota Depok Mohammad Idris dan sejumlah tamu penting lainnya.
Acara yang bertajuk KITA String Unlimited : Konser Kemerdekaan ini dikonduktori oleh Yulianto Endarmawan, seorang pria yang telah mendedikasikan hidupnya untuk musik orkestra sekaligus menjadi instruktur tetap di KITA Anak Negeri. Selain itu, konser ini juga diinisiasi oleh Ivan Luthfi, Kepala Divisi String KITA Anak Negeri dan Samsul Ikhwan, instruktur Divisi String KITA Anak Negeri.
Pemain string yang bergabung dengan KITA String Unlimited adalah hasil dari seleksi ketat pemuda dan pemudi terbaik Kota Depok dengan rentang usia 12 sampai 18 tahun. Selain itu, konser ini juga melibatkan kolaborasi dengan musisi-musisi Depok lainnya, seperti Franky Sadikin (Kepala Divisi Bass KITA Anak Negeri), Gustam Pribadi (Kepala Divisi Vokal KITA Anak negeri), Andre Yono (instruktur drum KITA Anak Negeri), Emily Alfan (instruktur vokal KITA Anak negeri), Zizi (vokal dan keyboard), Thalia (vokal), Aditya Bayu (gitar), Marvel Holief T (murid Divisi Keyboard KITA Anak Negeri), Ernest (murid Divisi Drum KITA Anak Negeri), Nur Khaled (murid Divisi Piano Klasik KITA Anak Negeri), Bintang (vokal), Aulia (vokal), dan seterusnya.
Tidak hanya itu, KITA String Unlimited : Konser Kemerdekaan juga menampilkan anak-anak dari Divisi Kelas Nol KITA Anak Negeri .
Konser ini menampilkan lagu-lagu bertema nasionalisme yang dibawakan secara orkestra. KITA String Unlimited : Konser Kemerdekaan diadakan sebagai sebuah seremoni dalam momen kemerdekaan. Ia juga bertujuan agar Kota Depok mampu menunjukkan potensinya sebagai kota yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang mumpuni.
Berikut adalah foto-foto dan video teaser yang berisi ulasan singkat dari KITA String Unlimited : Konser Kemerdekaan.








Baca Juga
Tidak terasa, Kompetisi Piano Nusantara Plus 2026 sudah diluncurkan! Seperti yang bisa dilihat di Instagram @pianonusantaraplus , KPN+ 2026 akan dimulai di Medan akhir Agustus, dan tahun ini tetap terselenggara
Oleh Ananda Sukarlan Esai pendek ini ditulis oleh penyair Ikhsan Risfandi “Irzi” sebagai status Facebook-nya setelah saya kirimi partitur saya. Saya juga sematkan komentar penyair Tan Lioe Ie di bawahnya.
sebuah tulisan Ananda Sukarlan Selasa 27 Januari lalu saya konser sekaligus mengumumkan tentang Kompetisi Piano Nusantara Plus (KPN+ ) 2026, di Four Seasons Jakarta. Acara itu hanya terbuka untuk para
tulisan Ananda Sukarlan Jitu sekali paparan penyair Riri Satria di wawancaranya dengan Ikhsan Risfandi tentang alihwahana puisi ke musik khususnya apa yang telah saya lakukan. (baca : https://harianterbit.news/riri-satria-ketua-jsm-sepanjang-2025-denyut-literasi-sastra-di-indonesia-tetap-hidup-beberapa-aspek-justru-menunjukkan-kesegaran-baru/2/) Saya ingin
oleh Ananda Sukarlan Wah, nggak nyangka sih penyair kondang Madiun, Fileski Walidha Tanjung langsung menulis esai gara-gara saya WhatsApp tentang niat (yang sebetulnya sudah separo tertulis) membuat tembang puitik dari
