Pada lesson kali ini kita akan berkenalan dengan alat musik Violoncello atau yang lebih dikenal dengan nama “Cello”. Cello merupakan alat musik gesek yang juga anggota dari keluarga biola. Materi cello kali ini diberikan langsung oleh Syamsul selaku instruktur Cello di KITA Anak Negeri.
Materi cello yang akan diberikan adalah mengenal senar cello terlebih dahulu (senar 1 adalah senar yang paling kecil adalah A , senar 2 adalah D, senar 3 adalah G, dan senar 4 adalah C). Setelah itu, kita akan mengenal bow (penggesek cello) dan cara memegang bow sebelum berlatih tangga nada.
Berikut ini cara memegang bow : Siku kanan kita angkat sedikit untuk memberi tekanan pada bow, dari siku sampai pergelangan diputar ke dalam (ke kiri), ke arah tubuh kita. Dengan mengangkat siku dan memutar siku sampai pergelangan, akan memberi efek tekanan kepada string/senar.
Nah, setelah mengenal bow dan cara memegangnya, yuk kita berlatih tangga nada D Mayor, tangga nada G, dan tangga nada C Mayor. Selamat berlatih!
Baca Juga
“Tulisan Ananda Sukarlan, menjelang Kompetisi Piano Nusantara Plus 2026” Kompetisi Piano Nusantara Plus (KPN+) telah mengangkat banyak “trend” yang, walaupun sudah eksis berabad-abad di Eropa, tapi masih cukup baru di
Sebuah catatan dari Ananda Sukarlan Saya harus memulai tulisan ini dengan “disclaimer” : saya bukan pengajar musik yang tetap, tidak punya sekolah musik atau mengajar di sekolah musik dan memiliki
Dear para kolega pecinta musik Nusantara, Kompetisi Piano Nusantara Plus 2026 sudah diluncurkan, pasti para guru musik dan calon peserta, baik pemain instrumen apa saja maupun vokalis sudah mulai
Tidak terasa, Kompetisi Piano Nusantara Plus 2026 sudah diluncurkan! Seperti yang bisa dilihat di Instagram @pianonusantaraplus , KPN+ 2026 akan dimulai di Medan akhir Agustus, dan tahun ini tetap terselenggara
Tulisan Ananda Sukarlan Hari Minggu 5 April nanti saya akan memperdanakan dua karya baru untuk piano dengan karakter sangat berbeda. Konser itu adalah “Melodies without Borders”, dimana saya akan tampil
Oleh Ananda Sukarlan Esai pendek ini ditulis oleh penyair Ikhsan Risfandi “Irzi” sebagai status Facebook-nya setelah saya kirimi partitur saya. Saya juga sematkan komentar penyair Tan Lioe Ie di bawahnya.
