KITA patut berbangga dan berbahagia di akhir pekan ini. Untuk pertama kalinya, bukan hanya satu tapi DUA musisi dari KITA Anak Negeri masuk ke babak final kompetisi musik klasik paling prestisius di tanah air, apa lagi kalau bukan Ananda Sukarlan Award 2025. Mereka pun mewakili pelajar DAN pengajar dari divisi piano klasik KITA Anak Negeri.
Sang pelajar adalah Yonggi Fayden Cordias Purba, siswa dari kak Devina Novia Ferty. Keren banget bahwa Yonggi memilih Rapsodia yang menggunakan material lagu daerah asalnya, yaitu Tapanuli. Rapsodia Nusantara no. 26 ini adalah berdasarkan lagu “Tano Niha” yang sangat melodius dari pulau Nias. Yonggi akan berkompetisi di kategori Young Artists. Ini video permainannya yang membawanya menembus babak final ASA 2025 :
Nah, instruktur piano KITA yang berhasil menembus babak final ASA 2025 ini tidak lain adalah …… Kak Nur Khaled Aziz! Kak Khaled memilih Rapsodia Nusantara no. 29 yang berdasarkan lagu-lagu daerah Mentawai (Sumatera Barat). Cek deh permainannya
Kak Nur Khaled akan berkompetisi di kategori Professional Artists.
Para finalis termasuk penerima Golden Ticket dari Kompetisi Piano Nusantara Plus 2024 diharapkan menyerahkan programnya untuk babak final paling lambat tanggal 10 Juni 2025 (satu bulan sebelum tanggal babak final).
Mau lihat daftar finalis komplit Ananda Sukarlan Award 2025 ? Silakan cek di anandasukarlancenter.com ya, semua info ada di sana.
Selamat kak Nur Khaled Aziz dan Yonggi Fayden Cordias Purba! Semangat mempersiapkan babak final yang bakal seru ini! Babak Final ASA menjanjikan sebuah pagelaran yang jauh lebih daripada konser biasa. Para finalis pasti berlomba memamerkan kepiawaian teknik dan ekspresi yang luas dengan tingkat virtuositas yang tinggi, dengan persiapan yang sangat matang. Ajang bergengsi ini sudah menjadi barometer nasional dan internasional dari kualitas musik klasik Indonesia !
