Kita berhutang banyak pada Sandhy Sondoro. Ia telah berkali-kali mengharumkan nama bangsa ini di kancah internasional.
Tentu masih cukup segar di ingatan kita bagaimana dulu, Sandhy yang namanya masih terdengar asing di telinga kita mampu membabat nilai nyaris sempurna pada kompetisi International Contest of Young Pop Singer yang diadakan New Wave pada 2009 lalu di Latvia.
Popularitasnya yang meledak kala itu sampai ke telinga Diane Warren, seorang songwriter ternama asal Amerika Serikat. Sandhy pun diajak tampil di The Palladium Theatre, disejajarkan dengan bintang lainnya seperti Celine Dion, Toni Braxton, Jane Fonda, dan masih banyak lagi.
Kedutaan Besar Indonesia Untuk Jerman pernah menganugerahkan gelar “Satya Lencana Karya Satya” untuk Sandhy sebagai apresiasi atas kontribusinya mengharumkan nama bangsa pada dunia.
Sandhy terbukti tidak gampang puas diri. Ia baru saja kembali memenangi sebuah kompetisi bergengsi bernama White Nights of St. Petersburg International Music Festival yang diadakan pada 8-10 Juli di Russia. Sandhy didaulat sebagai Grand Prix Winner mengalahkan Thailand, Yunani, termasuk tuan rumah Russia. Bukan prestasi yang sembarangan kan?
Kira-kira prestasi apa lagi yang akan ditorehkan pria ini? Kita tunggu saja!
Sumber foto : rollingstone.co.id
Baca Juga
Tidak terasa, Kompetisi Piano Nusantara Plus 2026 sudah diluncurkan! Seperti yang bisa dilihat di Instagram @pianonusantaraplus , KPN+ 2026 akan dimulai di Medan akhir Agustus, dan tahun ini tetap terselenggara
Oleh Ananda Sukarlan Esai pendek ini ditulis oleh penyair Ikhsan Risfandi “Irzi” sebagai status Facebook-nya setelah saya kirimi partitur saya. Saya juga sematkan komentar penyair Tan Lioe Ie di bawahnya.
sebuah tulisan Ananda Sukarlan Selasa 27 Januari lalu saya konser sekaligus mengumumkan tentang Kompetisi Piano Nusantara Plus (KPN+ ) 2026, di Four Seasons Jakarta. Acara itu hanya terbuka untuk para
tulisan Ananda Sukarlan Jitu sekali paparan penyair Riri Satria di wawancaranya dengan Ikhsan Risfandi tentang alihwahana puisi ke musik khususnya apa yang telah saya lakukan. (baca : https://harianterbit.news/riri-satria-ketua-jsm-sepanjang-2025-denyut-literasi-sastra-di-indonesia-tetap-hidup-beberapa-aspek-justru-menunjukkan-kesegaran-baru/2/) Saya ingin
oleh Ananda Sukarlan Wah, nggak nyangka sih penyair kondang Madiun, Fileski Walidha Tanjung langsung menulis esai gara-gara saya WhatsApp tentang niat (yang sebetulnya sudah separo tertulis) membuat tembang puitik dari
