Hari ini Hari Pahlawan nih guys. Peringatan tahunan yang jatuh tiap 10 November ini jadi momen yang tepat nih buat kembali mengenang dan mengapresiasi jasa pahlawan kita.
Lho emangnya pahlawan kita punya jasa apa sama kita? Ya buanyak, semua yang kita nikmati hari ini bisa dibilang karena jasa mereka. Mulai dari kemerdekaan kita sebagai sebuah bangsa, kebebasan kita sebagai individu, sampai keterbukaan pikiran kita sebagai manusia. Semuanya bisa kita rasakan hari ini karena perjuangan mereka di masa lampau guys.
Tapi pahlawan sesungguhnya bukan cuma pendahulu kita lho guys. Hari ini kita juga punya pahlawan-pahlawan yang masih berjuang. Mungkin bukan dengan berjibaku di medan perang atau berhadapan dengan situasi hidup-mati seperti dulu. Pahlawan era modern berjuang dalam bidangnya sendiri-sendiri guys.
Misalnya, di bidang olahraga kita punya Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Mereka menjuarai French Open Super Series 2017 Oktober lalu. Di bidang musik, pahlawan kita juga banyak. Yang anyar sebut saja Agnez Mo, dia sudah go internasional, tuh.
Itu baru dua bidang guys, masih banyak lagi lho pahlawan kita di bidang lain. Banyak banget kalau harus disebut satu-satu.
Nah, buat perayaan kecil-kecilan, yuk kita saksikan adik kita yang imut ini menyanyikan lagu Padamu Pahlawan ciptaan Cornel Simanjuntak. Namanya Sean Gifaneira, murid Kelas Nol KITA Anak Negeri. Tonton videonya di bawah ini ya!
Sumber gambar : hai.grid.id
Baca Juga
Tidak terasa, Kompetisi Piano Nusantara Plus 2026 sudah diluncurkan! Seperti yang bisa dilihat di Instagram @pianonusantaraplus , KPN+ 2026 akan dimulai di Medan akhir Agustus, dan tahun ini tetap terselenggara
Oleh Ananda Sukarlan Esai pendek ini ditulis oleh penyair Ikhsan Risfandi “Irzi” sebagai status Facebook-nya setelah saya kirimi partitur saya. Saya juga sematkan komentar penyair Tan Lioe Ie di bawahnya.
sebuah tulisan Ananda Sukarlan Selasa 27 Januari lalu saya konser sekaligus mengumumkan tentang Kompetisi Piano Nusantara Plus (KPN+ ) 2026, di Four Seasons Jakarta. Acara itu hanya terbuka untuk para
tulisan Ananda Sukarlan Jitu sekali paparan penyair Riri Satria di wawancaranya dengan Ikhsan Risfandi tentang alihwahana puisi ke musik khususnya apa yang telah saya lakukan. (baca : https://harianterbit.news/riri-satria-ketua-jsm-sepanjang-2025-denyut-literasi-sastra-di-indonesia-tetap-hidup-beberapa-aspek-justru-menunjukkan-kesegaran-baru/2/) Saya ingin
oleh Ananda Sukarlan Wah, nggak nyangka sih penyair kondang Madiun, Fileski Walidha Tanjung langsung menulis esai gara-gara saya WhatsApp tentang niat (yang sebetulnya sudah separo tertulis) membuat tembang puitik dari
