oleh Ananda Sukarlan Wah, nggak nyangka sih penyair kondang Madiun, Fileski Walidha Tanjung langsung menulis esai gara-gara saya WhatsApp tentang niat (yang sebetulnya sudah separo tertulis) membuat tembang puitik dari
Wah diskusi, events dan perdebatan di dunia seni sebulan ini seru banget guys! Mungkin ada yang sulit ngikutin yah, saking banyaknya dan cepatnya bergulir semua kejadian, sedangkan kita juga sibuk
Acara pembukaan Pertemuan Penyair Nusantara XIII di Taman Ismail Marzuki, 11 September lalu ditutup dengan sesuatu yang cukup beda. Ada penampilan Ananda Sukarlan, mengundang soprano Ratnaganadi Paramita membawakan 4 tembang
Teman-teman, di tahun 2025 ini tema autisme dan Asperger’s Syndrome jadi ngehitz di dunia musik klasik Indonesia. Pasalnya, dua juara pertama di dua kategori Ananda Sukarlan Award 2025 adalah dari
Wah, musik klasik Indonesia bakal guncang di bulan September nih! Pertama, tentu Kompetisi Piano Nusantara Plus sudah berlangsung (sejak akhir Agustus di Medan, dan September di Bandung, Padang dan Bekasi)
Di akhir bulan Juli 2025, ketua divisi piano klasik KITA Anak Negeri, pianis & komponis Ananda Sukarlan berada di Sydney, Australia. Ia diundang menjadi “Composer in Residence” di Australian Institute
