Sebuah obituari oleh Ananda Sukarlan Ulangtahun saya kali ini sedih banget sih. Minggu lalu, seorang yang saya kenal, kagumi dan banyak belajar darinya telah wafat, yaitu Per Nørgård, komponis musik klasik
Rasanya gatal membaca obituari yang ditulis kak Ananda Sukarlan tentang Per Norgard, dan sama sekali tidak membahas tentang kehidupan dan karya-karya maestro Denmark ini (karena memang bukan itu tujuannya). Memang
KITA patut berbangga dan berbahagia di akhir pekan ini. Untuk pertama kalinya, bukan hanya satu tapi DUA musisi dari KITA Anak Negeri masuk ke babak final kompetisi musik klasik paling
Sobat KlasiKITA, banyak ya yang nggak kedapatan tiket untuk konser terakhir Ananda Sukarlan memperdanakan Bora Ring, karya barunya, 30 April lalu? Yang beruntung dan dapat menyaksikannya, responnya antusias banget. Media
Sobat KITA, Selamat kembali bekerja dengan lebih semangat. Ngapain aja liburan kemarin? Nah, admin KITA iseng-iseng browsing internet nih dan menemukan ini. Di tengah-tengah masa pandemi di tahun 2021, kak
Tahun 2025 memang tahun yang membawa berkah untuk musik klasik Indonesia. Kompetisi Ananda Sukarlan Award yang telah diadakan sejak 2008 semakin dilirik oleh negara-negara lain. Sejak diberikannya beasiswa oleh Pemerintah
