Sebuah Tembang Puitik Bisa Dinyanyikan oleh Lebih dari Satu Vokalis

tulisan Ananda Sukarlan Jitu sekali paparan penyair Riri Satria di wawancaranya dengan Ikhsan Risfandi tentang alihwahana puisi ke musik khususnya apa yang telah saya lakukan. (baca :  https://harianterbit.news/riri-satria-ketua-jsm-sepanjang-2025-denyut-literasi-sastra-di-indonesia-tetap-hidup-beberapa-aspek-justru-menunjukkan-kesegaran-baru/2/) Saya ingin

Share
Selamat untuk penyair Prof. Tengsoe Tjahjono atas Anugerah Sabda Budaya 2025 Universitas Brawijaya

KITA Anak Negeri sangat bangga dan berbahagia mendengar bahwa penyair & sastrawan Prof. Tengsoe Tjahjono menerima Anugerah Sabda Budaya (ASB) 2025 dari Universitas Brawijaya.  Acara penganugerahan diadakan sebagai bagian dari

Share
Surabaya Dominasi Musik Klasik di Indonesia

Tahun 2025 ini Surabaya memegang rekor peserta tertinggi di antara 11 kota yang menyelenggarakan Kompetisi Piano Nusantara Plus. Kata “Plus” yang ditambahkan sejak 2024 menandakan bahwa kompetisi ini ditujukan bukan

Share
Jangan Lelah Mencintai (Tembang Puitik) Indonesia

oleh Ananda Sukarlan Wah, nggak nyangka sih penyair kondang Madiun, Fileski Walidha Tanjung langsung menulis esai gara-gara saya WhatsApp tentang niat (yang sebetulnya sudah separo tertulis) membuat tembang puitik dari

Share
Rangkuman Kehebohan Musik Klasik dan Sastra Belakangan Ini! 

Wah diskusi, events dan perdebatan di dunia seni sebulan ini seru banget guys! Mungkin ada yang sulit ngikutin yah, saking banyaknya dan cepatnya bergulir semua kejadian, sedangkan kita juga sibuk

Share
Perbincangan penyair Depok, Shantined dengan Ananda Sukarlan, Pasca PPN XIII 2025 di Jakarta

Acara pembukaan Pertemuan Penyair Nusantara XIII di Taman Ismail Marzuki, 11 September lalu ditutup dengan sesuatu yang cukup beda. Ada penampilan Ananda Sukarlan, mengundang  soprano Ratnaganadi Paramita membawakan 4 tembang

Share