oleh Ananda Sukarlan Sejak diadakannya Kompetisi “Tembang Puitik Ananda Sukarlan” tahun 2011 di Surabaya oleh Amadeus Enterprise, saya yang selalu duduk menjadi juri kadang mendeteksi satu masalah: sang pianis pengiring
“Muridku sering lari-larian di dalam kelas. Tenaganya kayak enggak abis-abis! ” “Aku pernah dilempar gitar sama muridku waktu dia baru bad mood,” “Muridku selalu menghindari tatap mata sama orang lain.
Sejak pertama kalinya menonton konser kak Ananda Sukarlan sekitar 10 tahun lalu sampai sekarang, kami dari KITA Anak Negeri terutama saya cukup terkejut dengan himbauannya kepada penonton sebelum ia mulai
oleh Ananda Sukarlan Tahun 1889, gamelan Jawa untuk pertama kalinya dipagelarkan di luar Indonesia, yaitu di Paris Expo. Komponis besar Perancis Claude Debussy (kebetulan?) melihatnya dan berkomentar cukup sadis: “If
oleh Ananda Sukarlan Ketika Governor – General of the Commonwealth of Australia David Hurley dan istrinya berkunjung ke Jakarta, saya diminta melalui Kedutaan Besar Australia untuk konser di Ballroom Hotel Raffles,
Setelah meraih juara ke-3 di Hong Kong International Youth Performance Arts awal tahun ini (baca https://kitaanaknegeri.com/prestasi-membanggakan-yonggi-di-hong-kong/ ), Yonggi Fayden Cordias Purba tidak jadi terlena dan menikmati kemenangan ini. Pianis muda, siswa KITA Anak
