Untuk topik kali ini sudah jelas terlihat dari judulnya kan? Nah, sebelum masuk ke pembahasan topik kita kali ini, ada sedikit ilustrasi dengan bentuk percakapan antara ibu dan anak di bawah ini. Yak, langsung dibaca aja.
Ibu : “Dek, kamu tuh mbok ya belajar kek, dikit lagi ujian dek.”
Anak : “Iya bu, belajar mulu aku seminggu ini, sekarang mau refreshing bentar, hehehe.”
Ibu : “ Materi ujian kamu banyak loh dek, gimana mau masuk PTN kalo cara belajar kamu seperti ini?”
Anak : “ Bu, aku ga mau masuk PTN, kan aku udah bilang kalo aku mau lanjutin sekolah piano aku di Jogja atau di Jakarta bu.”
Ibu : “Duh dek kamu ga usah aneh-aneh deh, kan ibu udah bilang mending kamu ikut bapak saja ambil Arsitektur, trus kerja di kantor bapak.”
Anak : “Bu, aku tidak bisa menggambar. Udah, gapapa aku lanjutin kuliah musik aja, kan sayang aku udah les piano dari kecil, udah keburu jatuh cinta sama piano.”
Ibu : “Halah dek itu kan cuma hobi aja. Terus setelah lulus sekolah musik, kamu mau ngapain?”
And……cut!!! Untuk lanjutan ceritanya silahkan dilanjutkan sendiri menurut versi kalian masing-masing. Di artikel ini kami akan membahas paradigma tentang musik yang masih sering menganggap hal itu hanya sebagai hobi.
Kami bakal menjabarkan apa sebenarnya fungsi musik dalam kehidupan sehari-hari agar para pembaca dapat menafsirkan versinya sendiri soal musik. Karena menurut kami, setiap pembaca memiliki pandangan musik sebagai hobi bahkan juga sebagai ilmu.
Sebagai Ilmu
Tahukah kalian bahwa fungsi musik sangat baik untuk perkembangan sistem saraf motorik di dalam otak manusia. Misal ketika sedang belajar alat musik Drum, kita akan menggerakan tangan & kaki (kanan-kiri) secara bergantian, bahkan memainkan ketukan yang berbeda secara berbarengan. Jika hal itu dilatih dengan baik, otak manusia akan secara otomatis berkembang, konsentrasi dan kreatifitas akan lebih baik. Di samping itu, juga menambah rasa percaya diri buat kalian dengan belajar musik.


Bersifat Entertain
Musik sebenarnya bersifat entertain bagi para pendengarnya, dan juga menghasilkan banyak reaksi. Reaksi pendengar sangat beragam, ada yang ingin belajar musik dengan tujuan show off agar bisa mengikuti musisi favoritnya, dan ada juga yang belajar musik karena bener-bener suka untuk kebutuhan batinnya, nah biasanya yang model-model begini nih, mereka menekuni bidangnya sebagai musisi sekaligus pengajar.
Sebenarnya ini agak kompleks sih, musik itu mau dijadikan hanya sebagai hobi belaka dan ajang show off agar bisa dibilang keren; atau musik sebagai ilmu yang notabene, dengan mempelajari musik lebih dalam, niscaya akan menjadi player yang bagus serta pengajar yang baik, bahkan sekaligus seorang komposer besar.
Nah, sekarang kembali lagi ke persepsi para pembaca masing-masing, ingin menganggap musik sebagai hobi atau ajang show off; atau menganggap musik sebagai ilmu atau sains dimana kalian memang belajar untuk menjadi seorang pengajar dan juga seorang komposer. Choose your path, pal.



