Dengan konsep jazz broadway, Lea Simanjuntak membawakan lagu-lagu dengan beberapa artis pendukung, salah satunya adalah Mike Mohede di lagu “So Amazing”.
Dengan konsep jazz broadway, Lea Simanjuntak membawakan lagu-lagu dengan beberapa artis pendukung, salah satunya adalah Mike Mohede di lagu “So Amazing”.
Beberapa artis luar negeri yang menjadi bintang tamu di Java Jazz Festival 2015 ini, yaitu Meshell Ndegeocello, Bobby McFerrin, & Chris Botti.
Meshell Ndegeocello :
Bobby McFerrin :
Chris Botti :
Di konser Java Jazz Festival 2015 ini, Dian PP membawakan dengan konsep kekeluargaan dengan mengajak para musisi muda dan pastinya Dedi Dukun sebagai partner beberapa dekade ini.
Tritone terbentuk pada bulan November 2013. Dengan personil awal 3 gitaris yaitu Indra Prasetyo, Aditya Bayu, Tiyo Alibasjah dan additional player Deska Anugrah drumer dan Zoltan Renaldi bassis. Tritone mengusung 3 genre yaitu Jazz Fusion rock.
Dalam pergelaran event Java Jazz Festival 2015 ini, tak hanya di dominasi dari musik Jazz saja yang di tampilkan, untuk pertama kalinya Musik Klasik di mainkan dalam Java Jazz 2015.
Ananda Sukarlan (Pianis dan Maestro) asal Indonesia yang menetap di spain ( eropa ) ikut meramaikan event yang berskala Internasional ini, yang tampil di Semeru Main stage pada hari Minggu 8 Maret 2015.
Dimasa kecilnya Ananda Sukarlan sering menonton Pianis Jazz Nick Mamahit dan Hendra Widjawa di televisi, merekalah pianis-pianis Jazz yang menginspirasi saya bermain piano hingga sekarang ini ” ujar Ananda Sukarlan.
Dalam kesempatan kali ini sebelum memulai pertunjukannya, Ananda Sukarlan menegaskan “Fundamental musik modern seperti Jazz , pop dan rock adalah musik Klasik”, betapa pentingnya belajar tehnik klasik.
Ananda Membawakan beberapa lagu yang bernapaskan musik nusantara, seperti variations on Sepasang Mata Bola by Yazeed Djamin, dan variation on Rayuan Pulau Kelapa by Ananda Sukarlan, play Piano, Play by Friedrich Gulda dan beberapa karya Ananda Sukarlan sendiri diambil dari beberapa lagu daerah asal Indonesia seperti : Rapsodia Nusantara no 1, Rapsodia Nusantara no 15, Rapsodia Nusantara no 8.
Walau berkonsentrasi di aliran musik klasik, Ananda berpendapat bahwa musik jazz sudah menjadi bagian dari perkembangannya di dunia musik.
Dalam Edisi ke-11 ini Jakarta International Java Jazz mengusung tema “ Exploring Indonesia “ dan membawa Barong Bali sebagai tema desain. Seperti diketahui public umum, Bali adalah salah satu pulau yang paling terkenal diantara pelancong luar dan dalam negeri. Tema ini akan memberikan edukasi dan pengetahuan lebih bagi para pengunjung Java Jazz Festival yang berasal dari berbagai kota di seluruh Indonesia bahkan Mancanegara.
Beberapa Program Spesial telah disiapkan oleh tim Program Java Jazz Festival Production diantaranya : Kolaborasi Penyanyi jazz wanita legendaris, Ermy Kulit, Rien Djamain, dan Margie Siegers. Mereka tergabung dalam project “THE LADIES IN JAZZ” yang akan membawakan hits mereka dengan nuansa Jazz masa kini dengan musik director Adra Karim dan Trust Orchestra, selain itu mereka juga akan di support oleh beberapa fashion designer kenamaan yaitu : Alan Gunawan, Rama Dauhan dan Sere Marini. Ruth Sahanaya akan membawakan lagu-lagu cinta dengan nuansa Jazz dengan nama project “LOVE SONG”. Kolaborasi yang belum pernah ada antara penyanyi band dan penyanyi solo pria terbaik Indonesia yaitu Glenn Fredly, Marchell, Shandi Sandoro, Bams dan Is, vokalis Payung Teduh, dengan musik dan lirik-lirik yang sangat teatrikal akan tampil dengan tajuk “TRIBUTE TO MICHAEL JACKSON”.
Dalam JJF 2015 kali ini merupakan event yang sangat fenomenal, Maestro Muda ANANDA SUKARLAN dengan kiprahnya sebagai musisi Klasik yang membawa namanya sampai EROPA sebagai pianis klasik, akan membawakan sederatan lagu Nusantara yang bertajuk RAPSODIA NUSANTARA, lagu daerah asli nusantara dengan baluta musik klasik.
The post JJF 2015 : MENJELAJAHI INDONESIA LEWAT MUSIK JAZZ first appeared on Kita Anak Negeri.]]>