Deprecated: Optional parameter $type declared before required parameter $wrapper is implicitly treated as a required parameter in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/class-fs-logger.php on line 145

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::offsetExists($k) should either be compatible with ArrayAccess::offsetExists(mixed $offset): bool, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 309

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::offsetGet($k) should either be compatible with ArrayAccess::offsetGet(mixed $offset): mixed, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 317

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::offsetSet($k, $v) should either be compatible with ArrayAccess::offsetSet(mixed $offset, mixed $value): void, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 301

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::offsetUnset($k) should either be compatible with ArrayAccess::offsetUnset(mixed $offset): void, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 313

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::current() should either be compatible with Iterator::current(): mixed, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 328

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::next() should either be compatible with Iterator::next(): void, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 339

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::key() should either be compatible with Iterator::key(): mixed, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 350

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::valid() should either be compatible with Iterator::valid(): bool, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 362

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::rewind() should either be compatible with Iterator::rewind(): void, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 375

Deprecated: Return type of FS_Key_Value_Storage::count() should either be compatible with Countable::count(): int, or the #[\ReturnTypeWillChange] attribute should be used to temporarily suppress the notice in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/managers/class-fs-key-value-storage.php on line 389

Deprecated: Creation of dynamic property CF7_Material_Design_Admin_Page::$live_preview_url is deprecated in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/v1/admin/cf7-material-design-page.php on line 31

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/class-fs-logger.php:145) in /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/all-in-one-seo-pack/app/Common/Meta/Robots.php on line 89

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/kitaanak/public_html/wp-content/plugins/material-design-for-contact-form-7/freemius/includes/class-fs-logger.php:145) in /home/kitaanak/public_html/wp-includes/feed-rss2.php on line 8
Musik Teras atas | Kita Anak Negeri https://kitaanaknegeri.com Komunitas Ilmu Tata Nada Tue, 19 Dec 2017 11:10:14 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.7 Meski Jomblo, Malam Mingguku Tetap Asyik Berkat Musik Teras Atas #5 https://kitaanaknegeri.com/meski-jomblo-malam-mingguku-tetap-asyik-berkat-musik-teras-atas-5/ Tue, 19 Dec 2017 11:10:14 +0000 https://kitaanaknegeri.com/?p=26301

Malam minggu memang paling afdol nonton konser. Apalagi kalo konsernya Musik Teras Atas (MTA) #5. Udah gitu ditemenin sama doi lagi. Tapi sendiri juga tetap asik, sih.

Sabtu (16/12) malam minggu kemarin, MTA #5 digelar di Hall KITA Anak Negeri. Lineupnya adalah MarcoMarche, Resonansi, Grup Musik Hari Libur, Terima Kost Putri, dan Triplet. Berhubung hujan lebat dari sore, penampilan mereka jadi makin keren. Eh gak ada hubungannya ya?

Image module
Image module

Seorang mas-mas brewok naik panggung bersama teman-temannya. Mereka memperkenalkan diri sebagai Terima Kost Putri (TKP). Nama ini cuma klaim sepihak, soalnya mereka nggak punya kos-kosan beneran. Band ini alirannya pop rock. Formula rock pada umumnya mereka kawinkan dengan suara saxophone. Band ini juga lihai membuat harmonisasi vokal yang kuat. Materi yang dibawakan juga cukup asik. Applause tambahan untuk si vokalis yang dengan lancar membabat notasi-notasi tinggi. Lumayan banget lah buat band pertama.

Ketika Triplet naik, ekspektasi langsung tinggi. Sebab tiap personilnya adalah murid KITA Anak Negeri. Benar saja, begitu mereka main, decap kagum otomatis keluar. Band blues ini hanya main satu lagu milik sendiri, sisanya cover lagu Gravity milik John Mayer dan Come Together-nya The Beatles. Dengan skill bermain di atas rata-rata, mereka dengan nakal mengimprovasasi lagu coveran mereka. Pada Come Together misalnya, mereka menyulap lagu itu menjadi ajang akrobat pamer kemampuan. Masing-masing personil kebagian solo. Gimmick band ini emang keren deh.

Image module
Image module

Berikutnya giliran Grup Musik Hari Libur (GMHL). Band ini adalah band yang kompleks. Departemen string yang dipegang dua personil menjadi inti band ini. Ambience dan bebunyian atmosferik lainnya memanjakan telinga karena dibangun dengan apik. Di sinilah peran drummer menjadi penting untuk menjaga ritme agar personil yang lain tak kehilangan arah. Pokoknya ini band niat banget. EP mereka yang berjudul ‘Singgah Dunia’ bisa diakses melalui Spotify lho btw.

Nah, band berikutnya ini baru dedengkot blues. Namanya Resonansi. Materi lagu mereka sebenarnya ngepop, tapi dibawakan dengan gaya blues yang kental. Alhasil, meski rumit lagu mereka mudah diikuti dan tetap catchy di telinga. Mereka telah menelurkan sebuah album berjudul “Alive”. Kabarnya, tahun depan mereka akan merilis album kedua. Duh, cepet-cepet tahun depan dong~

Image module

Kalau dipikir-dipikir, dari tadi yang main adalah band yang beranggotakan cowok semua. Sepet juga nih mata liat yang kumisan mulu. Untung yang tampil terakhir adalah MarcoMarche, duo akustikan beranggotakan Duta Pamungkas dan Chintana Ayukinanti. Mirip Endah ‘N Rhesa gitu. Suasana jadi adem deh berkat Mbak Chintana lagu mereka yang manis nan minimalis. Sebagai grup terakhir, mereka menutup MTA #5 dengan “Puisi Pagi”. Hati semua orang terasa damai setelah mendengar lagu ini.

Sampai ketemu di MTA #6!

The post Meski Jomblo, Malam Mingguku Tetap Asyik Berkat Musik Teras Atas #5 first appeared on Kita Anak Negeri.]]>
Musik Teras Atas #4 : The Rubber ’69 https://kitaanaknegeri.com/musik-teras-atas-4-the-rubber-69/ Sat, 08 Jul 2017 10:05:11 +0000 https://kitaanaknegeri.com/?p=25283

Ada ribuan band cover The Beatles di dunia. Lantas, apa yang menjadikan The Rubber ’69 lebih spesial dari band sejenis lainnya?

Pertama, meski sifatnya band cover, mereka punya lagu sendiri. Yang tentunya, lagu-lagu buatan mereka beraliran rock seperti Beatles, tetapi juga memiliki sentuhan-sentuhan khas The Rubber ’69-nya sendiri.

Kedua, mereka adalah band cover yang mumpuni. The Beatles jelas bukan band kacangan yang lagu-lagunya sudah pasti fasih dimainkan siapa saja. Chordnya terhitung rumit. Nyanyinya pun mesti penuh emosi dan penghayatan. Meng-cover The Beatles sudah jelas bakal tertimpa konsekuensi dibanding-bandingkan dengan band aslinya. Jelek sedikit saja, tak ada yang bakal ragu bilang jelek. The Rubber ’69 termasuk band yang mampu merekonstruksi identitas The Beatles ke dalam permainan mereka, meski di saat yang sama juga membawa karakteristik mereka sendiri.

Ketiga, The Rubber ’69 menang dalam aspek visual. Bukan hanya musiknya, band ini juga membungkus tubuh masing-masing personilnya dengan dandanan khas anak-anak generasinya The Beatles, era-era tahun ’70-’80-an. Celana gombrong, rambut gondrong, kacamata dengan frame bulat, jaket levis, kumis klimis dan masih banyak lagi, menjadi wujud totalitas mereka.

Nah, pada pementasan Musik Teras Atas #4 yang diselenggarakan bulan April lalu, The Rubber ’69 didatangkan khusus buat kita-kita yang generasi milenial ini supaya merasakan nostalgia masa ketenarannya The Beatles. Mau tahu seperti apa penampilannya? Yuk klik video berikut ini!

Baca Juga
The post Musik Teras Atas #4 : The Rubber ’69 first appeared on Kita Anak Negeri.]]>
Musik Teras Atas #4 : Titik Biru https://kitaanaknegeri.com/musik-teras-atas-4-titik-biru/ Sat, 17 Jun 2017 12:31:40 +0000 https://kitaanaknegeri.com/?p=25206

Pernah tahu band math-rock? Di Indonesia band dengan genre ini masih agak sedikit. Salah satunya, ya band yang sempat memeriahkan KITA Anak Negeri Goes to Margocity ini. Ya, Titik Biru! Band ini cukup sering memasukkan unsur math-rock dalam lagu-lagu mereka. Meski tidak dalam tataran yang serumit Covet, TOE, atau Mouse On The Keys. Namun, materi-materi mereka jelas tidak bisa dimainkan sembarang orang.

Mau lihat bagaimana kompleksitas permainan mereka? Yuk saksikan di video berikut ini!

Baca Juga
The post Musik Teras Atas #4 : Titik Biru first appeared on Kita Anak Negeri.]]>
Musik Teras Atas #4 : NICK https://kitaanaknegeri.com/musik-teras-atas-4-nick/ Sat, 17 Jun 2017 08:45:01 +0000 https://kitaanaknegeri.com/?p=25201

Sudah siap kembali ke tahun 80-an? NICK akan membawamu ke sana dengan musik retro mereka. Band alternatif rock asal Jakarta ini memainkan musik yang masih terbilang cukup jarang di Indonesia. Nicko (vokal & gitar), Kabul (drum), Mamed (gitar), Inad (bass), Nur Fitrah (keyboard) berusaha menyuguhkan lagu yang kompleks. Baik dari segi musikal dengan sound yang beragam maupun dari penulisan lirik yang sarat pesan.

Gaya bernyanyi Nicko juga tergolong unik. Ia kerap memakai teknik falsetto melengking sampai bisik-bisikkan pelan yang mengena. Kompleksitas alunan vokal juga makin menjadi-jadi berkat backing dari vokalis perempuan yang dilibatkan dalam penampilan mereka.

NICK sudah mengeluarkan dua buah album. Yang pertama pada 2013 lalu dengan judul “SkyVsSky“, dan yang kedua berjudul “Frekuensi” yang baru saja rilis tahun ini.

Gimana? Sudah penasaran? Mari saksikan penampilan NICK di Musik Teras Atas 4 berikut ini!

Baca Juga
The post Musik Teras Atas #4 : NICK first appeared on Kita Anak Negeri.]]>
Musik Teras Atas #4 : Duta Pamungkas https://kitaanaknegeri.com/musik-teras-atas-4-duta-pamungkas/ Sat, 10 Jun 2017 09:22:59 +0000 https://kitaanaknegeri.com/?p=25177

Duta Pamungkas adalah seorang solois bergenre “alternatif folk”. Iya, alternatif folk adalah genre fiktif yang dikarang oleh Duta untuk mendefinisikan musik yang dibawakannya. Pria berkepala nyaris gundul ini mengaku bahwa musiknya adalah gabungan dari genre folk dan alternatif rock. Ya sudah, biar tak ribet-ribet ia menyingkatnya menjadi alternatif folk.

Duta datang ke Musik Teras Atas (MTA) #4 yang digelar pada Kamis (27/4) lalu bersama seorang temannya yang ikut membantu memainkan gitar dan mengatur sequencer dalam penampilan Duta. Berdua, mereka membawakan materi dari album debut Duta yang berjudul “Eschatological Friend”. Sebuah album yang terhitung sangat bagus sebagai sebuah album pertama. Lapak jualan pun tak lupa mereka gelar sebagai upaya promosi album ini.

Mau tau seperti apa keseruan penampilan Duta Pamungkas di MTA #4? Yuk saksikan di video berikut ini!

Baca Juga
The post Musik Teras Atas #4 : Duta Pamungkas first appeared on Kita Anak Negeri.]]>
Musik Teras Atas #4 : Sebuah Pertunjukkan Penuh Spirit! https://kitaanaknegeri.com/musik-teras-atas-4-sebuah-pertunjukkan-penuh-spirit/ Sat, 06 May 2017 06:50:51 +0000 https://kitaanaknegeri.com/?p=24691
Image module

Cuaca boleh tidak mendukung, namun spirit teras atas tak akan mati. Tekad mereka yang keringatnya bercucur, suaranya meradang, dan jarinya lecet beradu dengan senar gitar, tidak bisa padam hanya karena terguyur hujan yang tiba-tiba turun menjelang open gate Musik Teras Atas (MTA) #4 pada Kamis (27/4) petang. Meski harus diakui, lumayan bikin repot dan jadi sebab pengunduran acara beberapa menit.

Meski tidak jadi main di rooftop lantai tiga Gedung KITA Anak Negeri, yang namanya MTA ya MTA. Bukan sekadar pentas musik yang dimainkan di rooftop gedung, melainkan sebuah semangat dan penghayatan dari jiwa-jiwa yang merindukan kebebasan bermusik. Yang tidak dibawahi pengaruh atau kepentingan, melainkan permainan musik yang apa adanya, terbang bebas menjelajah langit biru. Karena itu, penampilan dari tiga talent MTA #4, Duta Pamungkas, Nick, dan The Rubber ’69 tidak lantas loyo, bahkan kebangetan enerjik.

Image module

The Rubber ’69 menjadi pembuka perhelatan. Dengan bekal musik rock n’ roll menghentak yang banyak dipengaruhi The Beatles, band ini berhasil mencuri perhatian. Simak saja cover lagu cover Don’t Let Me Down-nya The Beatles. Dimainkan persis seperti saat John Lennon dkk memainkannya; teriak-teriak dan apa adanya. Melodinya mengalun membawa sekelumit kisah masa lalu. Benarlah bahwa penampilan mereka ini bisa didefinisikan ‘keren sekali’.

Image module

Nostalgia tidak sampai disitu, NICK yang naik panggung selanjutnya membawa kita kembali ke sisi lain memori. Kalau sebelumnya The Rubber ’69 membawa kita bernostalgia dengan musik-musik rock n’ roll Britania Raya, NICK membawa kita bernostalgia ke daratan Amerika melalui musik-musik rock alternatif dengan bunyi-bunyian elektronik. Memainkan lagu-lagu andalan mereka dari album terbaru berjudul ‘Frekuensi’, musik NICK membuat berhasil membuat para penonton, kalau tidak lompat-lompat, minimal bertepuk tangan sesuai irama sembari menggeleng kepala kenikmatan.

Image module

Sebelum malam berakhir, Duta Pamungkas bersama seorang rekannya menghantarkan musik akustik yang tak main-main. Awalnya, mungkin kamu akan menyangka Duta merupakan tipikal solois-solois beraliran folk biasa yang sudah lumayan banyak menghiasi skena musik independen Tanah Air, namun semakin lama diperhatikan, makin kelihatan kekhasan lagu-lagu Duta yang memiliki kekhasan tersendiri dibanding solois sealiran lainnya. Penggunaan variasi bunyinya menarik, unsur string yang sangat melodik, serta kemampuan vokal yang sesuai kebutuhan, sungguh-sungguh menjadikan Duta Pamungkas sebagai salah satu solois masa depan Indonesia yang menjanjikan.

Memang sulit membayangkannya kalau tidak melihat sendiri. Nah, bagaimana kalau kamu melihat video teaser berikut ini saja?

Baca Juga
The post Musik Teras Atas #4 : Sebuah Pertunjukkan Penuh Spirit! first appeared on Kita Anak Negeri.]]>