Sebuah serangan bom bunuh diri yang menewaskan 23 orang meledak di Manchester Arena dalam pagelaran konser musik Ariana Grande kemarin (22/5) malam waktu setempat.
Menurut keterangan yang dilansir dari Al-Jazeera, peristiwa pemboman terjadi seusai konser, saat penonton mulai keluar dari venue. “Sebuah perangkat ledak instan meledak pada Senin ketika ribuan -kebanyakan usia remaja- fans keluar dari Manchester Arena,” terang polisi setempat.
Jaringan teroris internasional, Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), mengaku bertanggung jawab atas serangan ini melalui kanal media sosial mereka. “Salah seorang prajurit khilafah menempatkan sebuah bom di antara kerumunan,” tulis mereka.
Ledakan bom membuat kekacauan serta kepanikan, hal ini mengakibatkan setidaknya 59 orang mengalami luka-luka. “Banyak di antaranya yang berada dalam kondisi kritis,” tulis Al-Jazeera.
Greater Manchester Police (GMP) selaku kesatuan polisi area setempat telah mengonfirmasi penangkapan seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa ini. “Sehubungan dengan insiden semalam di Manchester Arena, kami dapat mengonfirmasi bahwa kami telah menangkap seorang pria berusia 23 tahun di Manchester Selatan,” jelas mereka melalui akun Twitter resmi.
Konser Ariana Grande tersebut merupakan rangkaian dari tur “Dangerous Woman” yang digelar dalam rangka promosi album ketiganya berjudul sama yang dirilis tahun lalu.
Sumber foto : Startribune.com
Baca Juga
Tidak terasa, Kompetisi Piano Nusantara Plus 2026 sudah diluncurkan! Seperti yang bisa dilihat di Instagram @pianonusantaraplus , KPN+ 2026 akan dimulai di Medan akhir Agustus, dan tahun ini tetap terselenggara
Oleh Ananda Sukarlan Esai pendek ini ditulis oleh penyair Ikhsan Risfandi “Irzi” sebagai status Facebook-nya setelah saya kirimi partitur saya. Saya juga sematkan komentar penyair Tan Lioe Ie di bawahnya.
sebuah tulisan Ananda Sukarlan Selasa 27 Januari lalu saya konser sekaligus mengumumkan tentang Kompetisi Piano Nusantara Plus (KPN+ ) 2026, di Four Seasons Jakarta. Acara itu hanya terbuka untuk para
tulisan Ananda Sukarlan Jitu sekali paparan penyair Riri Satria di wawancaranya dengan Ikhsan Risfandi tentang alihwahana puisi ke musik khususnya apa yang telah saya lakukan. (baca : https://harianterbit.news/riri-satria-ketua-jsm-sepanjang-2025-denyut-literasi-sastra-di-indonesia-tetap-hidup-beberapa-aspek-justru-menunjukkan-kesegaran-baru/2/) Saya ingin
oleh Ananda Sukarlan Wah, nggak nyangka sih penyair kondang Madiun, Fileski Walidha Tanjung langsung menulis esai gara-gara saya WhatsApp tentang niat (yang sebetulnya sudah separo tertulis) membuat tembang puitik dari
