
Kalian semua tau pasti alat musik piano, alat musik yang sudah cukup lama ditemukan dan terkenal cukup mahal hingga sekarang. Alat musik yang menggunakan senar seperti halnya gitar ini dimainkan dengan cara menekan tuts yang ada. Ketika tuts piano ditekan, palu khusus yang terbuat dari kayu memukul senar piano yang terdapat di dalamnya. Piano memiliki beberapa jenis, Grand Piano, Upright Piano, dan Digital Piano. Berbagai jenis piano tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penggunanya mulai dari keperluan konser, latihan di rumahan atau untuk sarana pendidikan musik seperti halnya yang terdapat di KITA Anak Negeri. Piano seperti alat musik lainnya mempunyai sejarah panjang. Kali ini penulis akan menjabarkan sejarah piano secara singkat. Cikal bakal piano disebut Harpsichord yang kemudian menjadi cikal bakal dari piano.
Dikutip dari rumahpiano.com, awalnya alat musik dengan senar yang ditemukan pertaman kali adalah kecapi dengan cara memainkannya dipetik. Sekitar tahun 1400-an dibuat alat musik dengan senar yang bernama Clavichord yang memiliki kurang lebih sepuluh senar. Bentuk awal tidak lebih dari sebuah kotak dengan senar mendatar dan dipukul dari bawah dengan sebuah potongan kecil dari logam.
Sekitar tahun 1700-an awal Bartolomeo Cristofori menciptakan sebuah alat musik yang dicebut Pianoforte, dengan kualitas yang masih kurang memadai alat musik ini menghasilkan suara yang tidak sekeras sekarang. Penulis Scipione Maffei menulis sebuah artikel tahun itu tentang pianoforte yang diciptakan oleh Bartolomeo Cristofori (1655-1732), yang mungkin memproduksi empat “gravicembali col piano e forte” atau harpsichord dengan lembut dan keras.
Johann Ulrich von Konig, penyair pengadilan di Dresden, mempublikasikan terjemahan artikel Maffei ‘s pada piano Cristofori dan dalam setahun pembuat Clavichord, Gottfried Silberman (1683-1753) membuat dua piano tersebut. Disini piano tidak diterima dengan sangat antusias. Bach teman dekat Silberman tidak menyukai piano saat pertama kalinya, tetapi opininya kemudian berubah. Christian Ernst Friederici, murid dari Silberman, melanjutkan percobaan pada piano dan membuat piano kecil berbentuk kotak yang terbilang sukses, ia menamai pianonya “Fortbien”.
Pianoforte telah mengalami banyak perubahan sampai dengan hari ini. Pada awalnya, diperkirakan ada sekitar 400 pabrik pabrik dengan lebih dari 8.000 karyawan di Jerman pada tahun 1894, terlepas dari banyak ahli pembuat piano yang membuat instrumennya hanya dengan bantuan beberapa ahli dagang. Di Berlin sendiri, ada lebih dari 200 ahli piano independen pada akhir abad l9.


Bartolomeo Cristofori

Gottfried Silberman

Christian Ernst Friederici
Kemunculan pabrik-pabrik pembuat piano membuat alat musik tersebut menjadi banyak dikenal dan “naik daun”. Komposer-komposer klasik Eropa seperti Beethoven, Bach, Schubert, Mozart dengan karya-karyanya menjadikan piano semakin dikenal bahkan sempat dianggap alat musik keluarga kerajaan. Pagelaran konser piano semakin banyak digelar dari tahun 1900-an hingga kini. Perusahaan-perusahaan piano juga semakin banyak dengan menawarkan berbagai keunggulannya.
Piano saat ini semakin banyak digemari oleh masyarakat, dari orang dewasa hingga anak kecil. KITA Anak Negeri juga menyediakan kelas piano klasik dan piano kontemporer dengan instruktur-instruktur yang berpengalaman di dalamnya.
Baca Juga
Istilah Post Rock pertama kali diperkenalkan oleh wartawan musik asal Inggris yang bernama Simon Reynolds. Mengapa dinamakan Post Rock?
